Kota Tangerang Selatan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 pada 26 November 2023.
Kota Tangerang Selatan lahir pada 26 November 2008.
Berdirinya Kota Tangerang Selatan mengacu pada terbitnya Undang-undang Nomor 51 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten.
Kota Tangerang Selatan adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Banten, Indonesia.
Kota Tangerang Selatan terletak 90 km sebelah tenggara ibu kota Provinsi Banten, yaitu Kota Serang.
Kota Tangerang Selatan merupakan bagian dari kawasan metropolitan Jakarta Raya dan terletak 30 km di bagian barat Jakarta.
Kota Tangerang Selatan awalnya termasuk di wilayah keresidenan Batavia. Keresidenan ini telah dibentuk pada zaman penjajahan Belanda.
Kemudian berkembang menjadi bagian dari Kabupaten Tangerang. Pada saat itu, ada 3 etnis yang mendominasi di Tangerang Selatan, yakni Mayoritas orang Betawi Sunda, dan Tionghoa.
Kota Tangerang Selatan mulai menjadi kota mandiri sejak tahun 2008.
Kota Tangerang Selatan awalnya termasuk di wilayah keresidenan Batavia. Keresidenan ini telah dibentuk pada zaman penjajahan Belanda.
Kemudian berkembang menjadi bagian dari Kabupaten Tangerang. Pada saat itu, ada 3 etnis yang mendominasi di Tangerang Selatan, yakni Mayoritas orang Betawi Sunda, dan Tionghoa.
Kota Tangerang Selatan mulai menjadi kota mandiri sejak tahun 2008.
Undang Undang tersebut kemudian menjadi pelengkap dari sejarah Kota Tangerang Selatan.
Pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan 7 kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006.
Pada 27 Desember 2006, DPRD Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan yang terdiri atas 7 kecamatan, yakni kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu. Serta menetapkan kecamatan Ciputat sebagai pusat pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan dana sebesar 20 Milyar untuk proses awal berdirinya Kota Tangerang Selatan. Dana itu dianggarkan untuk biaya operasional kota baru selama 1 tahun pertama dan merupakan modal awal dari daerah induk untuk wilayah hasil pemekaran.
Tangerang Selatan terletak di bagian timur Provinsi Banten yaitu pada titik koordinat 106'38'–106'47’ BT dan 06'13'30'–06'22'30' LS.
Wilayah Kota Tangerang Selatan diantaranya dilintasi oleh Kali Angke, Kali Pesanggrahan dan Sungai Cisadane sebagai batas administrasi kota di sebelah barat.
Letak geografis Tangerang Selatan berbatasan dengan Provinsi DKI Jakarta pada sebelah utara dan timur, selain itu Tangerang Selatan juga menjadi salah satu daerah yang menghubungkan Provinsi Banten dengan Provinsi Jawa Barat.
Kota Tangerang Selatan merupakan daerah yang relatif datar.
Beberapa kecamatan memiliki lahan yang bergelombang seperti di perbatasan antara Kecamatan Setu dan Kecamatan Pamulang serta sebagian di Kecamatan Ciputat Timur.
Kota Tangerang Selatan dipimpin Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.
Yaitu
Ciputat
7 Kelurahan
Ciputat Timur
6 Kelurahan
Pamulang
8 Kelurahan
Pondok Aren
11 Kelurahan
Serpong
9 Kelurahan
Serpong Utara
7 Kelurahan
Setu
6 Kelurahan

